Lompat ke konten utama
Panduan

Siapkan model Anda sebelum diunggah

Sebagian besar kegagalan cetak sudah dapat dicegah sejak tahap desain. Panduan ini merangkum aturan dasar yang kami pakai saat meninjau file — dari format, ketebalan dinding, support, hingga batas area cetak tiap teknologi.

Build Size

3D Printing Build Size

Ukuran cetak maksimum dan minimum untuk setiap kombinasi teknologi dan material. Pastikan dimensi model Anda berada di dalam rentang ini sebelum mengunggah file.

Ukuran cetak maksimum dan minimum tiap teknologi dan material
Teknologi Material Ukuran Maks. (P × L × T) mm Ukuran Min. (P × L × T) mm
FDM (Plastic) PLA 250 × 250 × 300 mm 30 × 30 × 10 mm
ABS 500 × 480 × 480 mm 30 × 30 × 10 mm
PETG 500 × 500 × 600 mm 30 × 30 × 10 mm
TPU 250 × 250 × 300 mm 30 × 30 × 10 mm
SLA (Resin) Standard Resin 300 × 200 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
Tough Resin 300 × 200 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
Flexible Resin 300 × 200 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
Clear Resin 300 × 200 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
MJF (Nylon) PA12 370 × 276 × 360 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
PA11 370 × 276 × 360 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
SLM (Metal) Stainless Steel 250 × 250 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
Aluminum 250 × 250 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm
Titanium 250 × 250 × 300 mm 5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Ukuran minimum ditulis dua angka bila part memanjang: model padat terkecil yang masih dapat dicetak berukuran 5 × 5 × 5 mm, sedangkan part berbentuk batang boleh setipis 10 × 2 × 2 mm — model yang memenuhi salah satunya sudah dianggap layak. Batas ini juga dipakai sebagai validasi saat Anda menyimpan spesifikasi pada halaman 3D Models, dan model yang melebihi ukuran maksimum tetap dapat dikerjakan dengan cara dipecah menjadi beberapa bagian.

Langkah Pertama

Persiapan Model

Tiga hal ini diperiksa lebih dulu begitu file Anda masuk. Model yang lolos ketiganya hampir selalu dapat langsung di-slice.

Format file yang didukung

Kami menerima .stl dan .obj dengan ukuran maksimal 60 MB per file. STL paling ringan dan paling aman; OBJ dipakai bila model Anda terdiri dari beberapa bagian. Ekspor dalam satuan milimeter agar skalanya terbaca benar.

Pastikan model tidak rusak

Mesh harus tertutup rapat (watertight): tanpa lubang, tanpa tepi non-manifold, dan seluruh normal menghadap ke luar. Mesh yang belum tertutup membuat slicer tidak dapat membedakan bagian dalam dan luar part.

Pastikan ukurannya sudah sesuai

Sisi terkecil model minimal 2 mm; di bawah 5 mm fiturnya rawan patah. Salah satuan adalah penyebab tersering — model yang didesain dalam inci akan terbaca 25,4 kali lebih kecil.

Diperiksa otomatis saat diunggah

Begitu file dibuka, browser Anda langsung menjalankan pemeriksaan berikut dan menampilkan hasilnya pada viewer 3D. Berkas belum dikirim ke server pada tahap ini.

  • Mesh tertutup (watertight)
  • Lubang pada permukaan
  • Non-manifold edge
  • Arah normal muka
  • Ukuran model
  • Kesesuaian dengan area cetak
Wall Thickness

Ketebalan Dinding

Dinding adalah bagian yang paling sering membuat part gagal. Setiap teknologi punya batas minimum sendiri karena cara membentuk materialnya berbeda.

Ketebalan dinding minimum tiap teknologi
Teknologi Dinding Minimum Disarankan Catatan
FDM 1,2 mm 1,8 mm ke atas Dinding mengikuti lebar nozzle, jadi tebalnya sebaiknya kelipatan lebar jalur.
SLA 0,8 mm 1,2 mm ke atas Dinding tipis bisa melengkung saat part ditarik dari vat tiap lapisan.
MJF 0,8 mm 1,2 mm ke atas Dinding sangat tipis rawan melengkung sewaktu powder cake didinginkan.
SLM 0,5 mm 0,8 mm ke atas Tegangan termal tinggi; dinding tipis pada part besar mudah retak.

Dampak jika dinding terlalu tipis

  • Dinding tidak terbentuk penuh sehingga muncul celah atau lubang pada permukaan.
  • Part patah saat support dilepas atau ketika baru dipegang.
  • Bagian tipis melengkung mengikuti panas, membuat dimensinya meleset.
  • Fitur halus seperti teks timbul, sirip, dan jaring hilang sama sekali.

Cara memeriksanya

Buka model Anda di viewer 3D, lalu aktifkan mode Wall Thickness. Bagian yang berada di bawah batas aman diwarnai merah, sisanya hijau — sehingga terlihat langsung bagian mana yang perlu ditebalkan sebelum dicetak.

Untuk part SLA berongga (Hollow Model), tebal cangkang dapat diatur sendiri antara 0,8–5 mm dengan nilai bawaan 2 mm.

Support

Support Structure

Support adalah material sementara yang menahan bagian menggantung selama proses cetak, lalu dilepas setelah part selesai. Support menambah material, waktu, dan biaya — jadi semakin sedikit semakin baik.

Kapan model membutuhkan support

  • Ada permukaan yang menggantung lebih dari 45° dari bidang tegak.
  • Terdapat bagian yang sama sekali tidak terhubung ke meja cetak (floating geometry).
  • Jembatan mendatar yang bentangannya panjang tanpa penopang di bawahnya.
  • Part tinggi dan ramping yang berisiko goyah saat dicetak.

Cara mengurangi kebutuhan support

  • Putar orientasi model sehingga bidang terluas menempel di meja cetak.
  • Ubah overhang tajam menjadi chamfer atau fillet agar sudutnya lebih landai.
  • Ganti lubang horizontal berbentuk lingkaran dengan bentuk tetesan air atau belah ketupat.
  • Pecah model menjadi beberapa bagian, lalu satukan kembali setelah dicetak.
  • Pilih MJF bila geometrinya rumit — part tertopang serbuk sehingga tidak perlu support sama sekali.

FDM

Perlu support

Bagian menggantung ditopang struktur sementara yang dilepas setelah cetak.

SLA

Perlu support

Bagian menggantung ditopang struktur sementara yang dilepas setelah cetak.

MJF

Tanpa support

Part tertopang serbuk di sekelilingnya, jadi geometri rumit bebas dibuat.

SLM

Perlu support

Bagian menggantung ditopang struktur sementara yang dilepas setelah cetak.

Support dapat Anda aktifkan atau matikan sendiri lewat Edit Specification pada setiap model, dan pengaruhnya terhadap berat, waktu, serta biaya langsung terlihat pada estimasi.

Overhang

Sudut Overhang yang Aman

Sudut diukur dari bidang tegak: dinding lurus berdiri 0°, sedangkan langit-langit yang benar-benar mendatar 90°. Semakin mendekati mendatar, semakin sulit lapisan barunya ditopang lapisan di bawahnya.

Aman

0° – 45°

Setiap lapisan masih tertopang cukup oleh lapisan di bawahnya. Tidak memerlukan support.

Perlu diperhatikan

45° – 60°

Masih dapat dicetak, tetapi permukaannya berpotensi kasar. Support disarankan bila permukaan tersebut terlihat.

Berisiko

di atas 60°

Lapisan hampir tidak memiliki tumpuan. Support wajib, atau orientasi model perlu diubah.

Kapan support diperlukan

Sebagai patokan praktis, permukaan yang menggantung lebih dari 45° sebaiknya ditopang, dan di atas 60° hampir selalu wajib ditopang. Aktifkan mode Overhang pada viewer 3D untuk melihat sendiri bagian mana yang masuk kategori mana — model diwarnai persis mengikuti tiga rentang di atas.

Build Volume

Ukuran Maksimum Model

Model harus muat seluruhnya di dalam area cetak mesin. Bila melebihi, model perlu diperkecil, diputar orientasinya, atau dipecah menjadi beberapa bagian yang disatukan setelah dicetak.

Area cetak maksimum tiap teknologi
Teknologi Area Cetak (P × L × T) Cocok Untuk
FDM Fused Deposition Modeling 500 × 500 × 600 mm Filamen termoplastik dilelehkan lalu diekstrusi lapis demi lapis. Paling ekonomis untuk prototipe fungsional, jig, dan part berukuran besar.
SLA Stereolithography 300 × 200 × 300 mm Resin fotopolimer dikeraskan lapis demi lapis oleh sinar UV. Menghasilkan detail paling halus dan permukaan mulus untuk model presentasi dan part presisi.
MJF Multi Jet Fusion 380 × 284 × 380 mm Serbuk nylon dilebur menyeluruh oleh fusing agent dan lampu inframerah. Tanpa support, kuat merata ke segala arah, dan efisien untuk produksi batch.
SLM Selective Laser Melting 250 × 250 × 300 mm Serbuk logam dilelehkan sepenuhnya oleh laser berdaya tinggi di ruang bebas oksigen. Menghasilkan part logam padat dengan sifat mekanis setara logam tempa.

Mesin FDM yang tersedia

Pada halaman 3D Models, setiap model mendapat satu mesin sendiri. Ukuran build plate mengikuti mesin yang Anda pilih.

  • Creality Ender 3 220 × 220 × 250 mm
  • Bambu Lab X1 Carbon 256 × 256 × 256 mm
  • Prusa MK4 250 × 210 × 220 mm
  • Anycubic Kobra 220 × 220 × 250 mm

Batas lain yang perlu diingat

Ukuran minimum sisi
2 mm

Di bawah ini part terlalu kecil untuk dibentuk dengan andal.

Perlu perhatian khusus
di bawah 5 mm

Masih dapat dicetak, tetapi rawan patah — terutama pada FDM.

Ukuran file
maksimal 60 MB per file

Batas agar pratinjau dan analisis tetap berjalan lancar di browser.

Jumlah model
maksimal 20 model

Banyaknya model dalam satu permintaan penawaran.

Material

Material yang Tersedia

Pilihan material menentukan kekuatan, tampilan, dan biaya part. Berikut ringkasan singkat beserta kelebihan dan kekurangan masing-masing.

FDM (Plastic)

Fused Deposition Modeling

PLA

Filamen paling umum. Mudah dicetak, dimensinya stabil, dan permukaannya rapi.

Kekuatan
Sedang
Tahan panas
Rendah, melunak di ±60 °C
Kelenturan
Kaku
Permukaan
Halus

Kelebihan

  • + Paling ekonomis dan cepat
  • + Detail rapi, minim melengkung

Kekurangan

  • − Melunak di atas ±60 °C
  • − Agak getas bila dibebani terus-menerus
Ukuran maksimum
250 × 250 × 300 mm
Ukuran minimum
30 × 30 × 10 mm

ABS

Termoplastik teknik yang lebih tahan panas dan benturan daripada PLA.

Kekuatan
Tinggi
Tahan panas
Baik, sampai ±100 °C
Kelenturan
Agak liat
Permukaan
Sedang, dapat dihaluskan uap aseton

Kelebihan

  • + Tahan panas dan benturan
  • + Dapat dihaluskan dengan uap aseton

Kekurangan

  • − Rawan menyusut dan terangkat dari meja
  • − Butuh dinding lebih tebal pada part besar
Ukuran maksimum
500 × 480 × 480 mm
Ukuran minimum
30 × 30 × 10 mm

PETG

Perpaduan kemudahan PLA dengan ketangguhan ABS. Cocok untuk part fungsional harian.

Kekuatan
Tinggi
Tahan panas
Sedang, sampai ±75 °C
Kelenturan
Liat
Permukaan
Sedang, sedikit mengkilap

Kelebihan

  • + Liat, tidak mudah patah
  • + Tahan air dan bahan kimia ringan

Kekurangan

  • − Rawan stringing pada detail halus
  • − Permukaan sedikit lebih kasar
Ukuran maksimum
500 × 500 × 600 mm
Ukuran minimum
30 × 30 × 10 mm

TPU

Material elastis seperti karet untuk gasket, bumper, dan part yang perlu lentur.

Kekuatan
Sedang
Tahan panas
Sedang, sampai ±80 °C
Kelenturan
Sangat lentur
Permukaan
Sedang, sedikit bertekstur

Kelebihan

  • + Elastis dan tahan sobek
  • + Meredam getaran dengan baik

Kekurangan

  • − Waktu cetak lebih lama
  • − Tidak cocok untuk part yang harus kaku
Ukuran maksimum
250 × 250 × 300 mm
Ukuran minimum
30 × 30 × 10 mm

SLA (Resin)

Stereolithography

Standard Resin

Resin serbaguna dengan detail paling halus. Pilihan utama untuk model presentasi.

Kekuatan
Rendah
Tahan panas
Rendah
Kelenturan
Getas
Permukaan
Sangat halus

Kelebihan

  • + Detail dan permukaan terbaik
  • + Biaya paling ringan di antara resin

Kekurangan

  • − Getas, tidak untuk part fungsional
  • − Warna dapat menguning bila lama terkena UV
Ukuran maksimum
300 × 200 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Tough Resin

Resin yang diformulasikan lebih liat, mendekati karakter ABS.

Kekuatan
Sedang hingga tinggi
Tahan panas
Sedang
Kelenturan
Liat
Permukaan
Sangat halus

Kelebihan

  • + Lebih tahan benturan
  • + Detail tetap halus

Kekurangan

  • − Lebih mahal daripada resin standar
  • − Tetap kalah kuat dibanding nylon
Ukuran maksimum
300 × 200 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Flexible Resin

Resin lentur untuk part yang perlu ditekuk atau menyerap tekanan.

Kekuatan
Rendah
Tahan panas
Rendah
Kelenturan
Lentur
Permukaan
Halus

Kelebihan

  • + Lentur dengan detail tinggi
  • + Baik untuk segel dan bantalan

Kekurangan

  • − Toleransi dimensi lebih longgar
  • − Perlu dinding lebih tebal agar tidak sobek
Ukuran maksimum
300 × 200 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Clear Resin

Resin bening untuk part tembus pandang seperti lensa, housing, dan model aliran fluida.

Kekuatan
Rendah
Tahan panas
Rendah
Kelenturan
Getas
Permukaan
Sangat halus, tembus pandang setelah dipoles

Kelebihan

  • + Tembus pandang setelah dipoles
  • + Detail sangat halus

Kekurangan

  • − Butuh pemolesan tambahan
  • − Kejernihan berkurang seiring waktu
Ukuran maksimum
300 × 200 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

MJF (Nylon)

Multi Jet Fusion

PA12

Nylon serbuk standar industri untuk part fungsional dan produksi batch kecil.

Kekuatan
Tinggi, merata ke segala arah
Tahan panas
Baik, sampai ±160 °C
Kelenturan
Liat
Permukaan
Bertekstur matte

Kelebihan

  • + Kuat merata ke segala arah
  • + Tanpa support, geometri rumit bebas dibuat

Kekurangan

  • − Permukaan bertekstur seperti pasir
  • − Sedikit menyerap kelembapan
Ukuran maksimum
370 × 276 × 360 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

PA11

Nylon berbahan dasar nabati, lebih liat dan tahan benturan daripada PA12.

Kekuatan
Tinggi
Tahan panas
Baik, sampai ±180 °C
Kelenturan
Sangat liat
Permukaan
Bertekstur matte

Kelebihan

  • + Lebih liat dan tahan lelah
  • + Cocok untuk engsel hidup dan klip

Kekurangan

  • − Lebih mahal daripada PA12
  • − Kekakuannya sedikit lebih rendah
Ukuran maksimum
370 × 276 × 360 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

SLM (Metal)

Selective Laser Melting

Stainless Steel

Logam serbaguna yang kuat dan tahan korosi untuk part akhir maupun tooling.

Kekuatan
Sangat tinggi
Tahan panas
Sangat baik
Kelenturan
Kaku
Permukaan
Kasar, dapat dimesin dan dipoles

Kelebihan

  • + Kuat dan tahan korosi
  • + Dapat dimesin serta dipoles setelah cetak

Kekurangan

  • − Paling berat di antara pilihan logam
  • − Waktu cetak panjang
Ukuran maksimum
250 × 250 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Aluminum

Logam ringan dengan konduktivitas panas tinggi. Umum untuk bracket dan heat sink.

Kekuatan
Tinggi terhadap bobotnya
Tahan panas
Baik
Kelenturan
Kaku
Permukaan
Kasar, dapat dimesin dan dipoles

Kelebihan

  • + Rasio kekuatan terhadap berat baik
  • + Melepas panas dengan cepat

Kekurangan

  • − Lebih lunak daripada baja
  • − Perlu perlakuan panas untuk hasil terbaik
Ukuran maksimum
250 × 250 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Titanium

Logam paling kuat sekaligus ringan, biokompatibel, untuk part kritis.

Kekuatan
Tertinggi dengan bobot ringan
Tahan panas
Sangat baik
Kelenturan
Kaku
Permukaan
Kasar, dapat dimesin dan dipoles

Kelebihan

  • + Kekuatan tertinggi dengan bobot ringan
  • + Tahan korosi dan biokompatibel

Kekurangan

  • − Material paling mahal
  • − Support wajib dan sulit dilepas
Ukuran maksimum
250 × 250 × 300 mm
Ukuran minimum
5 × 5 × 5 mm / 10 × 2 × 2 mm

Belum yakin material mana yang tepat? Ceritakan fungsi part Anda pada catatan penawaran — tim kami akan merekomendasikan pilihan yang paling sesuai.

Best Practice

Tips Mendesain Model

Empat kebiasaan sederhana yang mencegah sebagian besar revisi file sebelum produksi.

Hindari bagian yang terlalu tipis

Tebalkan sirip, teks timbul, dan jaring hingga melewati dinding minimum teknologi yang dipilih. Bila sebuah fitur harus tipis, pertimbangkan SLA yang batas dindingnya paling kecil.

Hindari floating geometry

Bagian yang melayang tanpa hubungan ke bodi utama tidak dapat dicetak tanpa support besar. Pastikan setiap bagian benar-benar menempel pada model.

Pastikan semua bagian menyatu

Gabungkan (boolean union) seluruh body menjadi satu solid sebelum diekspor. Permukaan yang sekadar bersentuhan atau bertumpuk memunculkan tepi non-manifold.

Gunakan ukuran yang realistis

Desain dalam milimeter, sisakan celah suaian sekitar 0,2–0,4 mm untuk part yang harus berpasangan, dan periksa dimensinya sekali lagi sebelum mengekspor.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jawaban singkat untuk hal-hal yang paling sering ditanyakan sebelum mengunggah model.

Mengapa model saya tidak bisa dicetak?

Penyebab tersering ada empat: mesh belum tertutup rapat sehingga slicer tidak dapat menentukan bagian dalam part, dindingnya lebih tipis daripada batas minimum teknologi, ukurannya melebihi area cetak mesin, atau satuan filenya salah sehingga model terbaca jauh lebih kecil. Hasil pemeriksaan pada viewer 3D menyebutkan persis masalah mana yang ditemukan pada file Anda.

Mengapa harga berubah setelah spesifikasi diubah?

Estimasi dihitung dari volume material yang benar-benar dipakai, lama mesin bekerja, serta pekerjaan tambahan setelah cetak. Mengganti teknologi, material, finishing, jumlah, support, atau hollow mengubah salah satu dari ketiganya, jadi angkanya ikut menyesuaikan seketika.

Kapan saya harus menggunakan support?

Gunakan support bila ada permukaan yang menggantung lebih dari 45° dari bidang tegak, ada bagian yang tidak terhubung ke meja cetak, atau ada bentangan mendatar yang panjang. Untuk MJF support tidak diperlukan sama sekali karena part tertopang serbuk di sekelilingnya.

Format file apa yang direkomendasikan?

STL adalah pilihan paling aman dan paling ringan; ekspor dengan resolusi tinggi agar permukaan lengkung tetap mulus. OBJ dipakai bila model terdiri dari beberapa bagian. Keduanya kami terima dengan ukuran maksimal 60 MB per file.

Apakah file saya langsung terkirim ke server?

Tidak. Pratinjau, analisis, dan seluruh estimasi berjalan di browser Anda sendiri. File baru dikirim ke server ketika Anda menekan "Minta Penawaran", dan hanya dapat diakses tim internal kami.

Bagaimana jika model saya lebih besar daripada area cetak?

Coba ubah orientasinya terlebih dahulu — banyak model yang sebenarnya masih muat setelah diputar. Bila tetap tidak muat, perkecil skalanya, pilih teknologi dengan area cetak lebih besar, atau pecah model menjadi beberapa bagian yang disatukan kembali setelah dicetak.

Sudah Siap

Model Anda siap diunggah?

Unggah file STL atau OBJ Anda, lihat hasil analisis kelayakan cetaknya, lalu kirimkan permintaan penawaran langsung dari halaman 3D Models.